MEDAN – Bertempat di Ruang Publik Teras RKI, Rumah Karya Indonesia (RKI) sukses menyelenggarakan acara Diskusi Publik dan Launching Calendar of Event (CoE) RKI 2026 pada Jumat, 30 Januari 2026. Dengan mengusung tema “Boundless Flow”, RKI menegaskan semangat kreativitas yang terus mengalir tanpa batas untuk tahun mendatang.
Rangkaian acara diawali dengan Diskusi Publik bertajuk “Refleksi, Tantangan, dan Proyeksi Ekosistem Budaya Sumatera Utara”. Sesi ini menjadi ruang kritis untuk membedah pencapaian sekaligus hambatan aktivitas kebudayaan sepanjang tahun 2025. Diskusi ini menghadirkan perspektif dari berbagai pihak, di antaranya: Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah II, Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sumatera Utara, dan Ketua Rumah Karya Indonesia.

“Melalui diskusi ini, kita berharap adanya sinergi yang lebih kuat antara pemerintah dan pelaku kreatif untuk menjawab tantangan ekosistem budaya di masa depan,” ujar Ketua RKI dalam sesi tersebut.
Puncak acara ditandai dengan peluncuran resmi CoE RKI 2026. Para direktur festival memaparkan konsep dan kesiapan enam agenda besar yang akan mewarnai kalender wisata dan budaya Sumatera Utara sepanjang tahun:
- 1000 Tenda Kaldera Toba Festival: 26-28 Juni 2026
- Geobike Kaldera Toba: 7-8 Agustus 2026
- Lake Toba Traditional Music Festival: 4-5 September 2026
- Lake Toba Film Festival: 18-20 September 2026
- Jong Batak’s Arts Festival: 22-31 Oktober 2026
- Eta Margondang: Juli 2026

Melalui tema “Boundless Flow”, RKI menyatakan keterbukaan yang seluas-luasnya bagi instansi pemerintah, lembaga swasta, maupun komunitas untuk berkolaborasi dan bersinergi. RKI meyakini bahwa visi besar menjaga kebudayaan hanya dapat terwujud melalui kerja sama yang kolektif.
Acara malam tersebut ditutup dengan sangat meriah lewat penampilan ciamik dari Mara Swara, yang berhasil menghangatkan suasana di Teras RKI.

Kontak Media:
Rumah Karya Indonesia 0853-5597-4859 | Email : rumahkaryaindonesia@gmail.com | Instagram: @rumah_karya_indonesia