GEOBIKE KALDERA TOBA

Tema Geobike 8 tahun 2022 adalah "roll and rejoice" yang berarti berputar dan sukacita sebagai bentuk perayaan tahun kedelapan pelaksanaan geobike kaldera Toba denga muatan geo-diversity, cultural diversity, eco-diversity dalam konteks tourism seputaran Danau Toba sebagai tujuan super prioritas

LAKE TOBA FILM FESTIVAL

Unity In Locality bertujuan untuk membangun ekosistem dengan para pegiat film dari sekitar kawasan super prioritas Danau Toba. Sangat diharapkan kegiatan ini menjadi suatu bentuk nyata pemajuan pariwisata di super prioritas Danau Toba.

TAO SILALAHI ARTS FESTIVAL

Di Desa Silahisabungan terdapat 13 prasasti yang dipercaya memiliki kaitan dengan kerajaan Silahisabungan pada masa itu. Salah satunya adalah batu Sigadap (Batu Persidangan). Prasasti ini terdiri dari 2 batu dengan posisi yang berbeda, satu dengan posisi tertidur dan satu lagi berdiri tegak. Makna yang dipercaya disini adalah kebenaran akan berdiri tegak sedangkan serta kebohongan, ketidakadilan akan tetidur dan mati. Tim TSAF #7 mengharap kebudayaan tetap berdiri tegak, dan tak pernah mati terabaikan.

JONG BATAKS ARTS FESTIVAL

Toleransi tidak hanya berbicara tentang sesuatu yang
dapat dilihat, tapi juga sesuatu yang dirasakan. Bagaimana kita tidak hanya berbicara tentang saling menghargai, tetapi ada keterbukaan dan penerimaan dalam suatu hal, sama halnya dengan seni. Terdapat beberapa jenis,
genre atau aliran di dalam elemen-elemen seni (musik,tari, rupa, teater, dll), seperti tradisi, modern, dan perkembangannya. Melalui kegiatan ini,JBAF #9 ingin membuat eksperimen dengan toleransi dalam bentuk seni pertunjukan. “Bergerak dengan ekspresif, melihat dengan Toleransi” ini akan mengajak masyarakat khususnya anak-anak muda untuk bisa saling menerima, terbuka, dan
bersatu dengan semangat Sumpah Pemuda.

HORJA GEOPARK KALDERA TOBA

HorjaGeopark Kaldera Toba, mengangkat Teman “bohi - bohi”, Melihat anak muda dan aktifitas Seni dan budayanya adalah wajah Danau Toba “Geopark” itu Sendiri.Masih dalam konsep pemberdayaan anak muda yang bergiat dalam seni dan budaya, sebagai representasi wajah Danau Toba. Arus perkembangan pengetahuan terus bergerak dan dialirkan ke Daerah, seniman dan akademisi diharapkan bisa menjadi jembatan itu sendiri

Horja Geopark dalam bentuk sinergitas Seniman, Akademisi dengan anak muda di daerah melalui transfer pengalaman, pengetahuan dan skill, karena melihat paduan Alam, kesenian dan budaya sebagai potensi yang masih bisa digali. Memaksimalkan Sumber Daya yang ada sebagai represantasi Wajah Danau Toba itu sendiri