Medan, 18 Februari 2026 – Forum Musik Eta Margondang, yang dikenal aktif dalam mengeksplorasi bunyi tradisional kawasan Danau Toba dan musik kontemporer, hari ini resmi membuka panggilan terbuka untuk komposer perempuan dalam program terbaru mereka bertajuk “Equality of Sound”. Program ini merupakan sebuah Open Call (panggilan terbuka) yang ditujukan khusus bagi para komposer perempuan di kawasan Danau Toba untuk berkarya dan menyuarakan perspektif mereka melalui komposisi musik.
Equality of Sound merupakan program yang didukung oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melalui Dana Indonesiana dan LPDP.
Dalam industri musik global maupun lokal, peran perempuan dalam ranah komposisi—terutama yang bersentuhan dengan instrumen tradisi—seringkali masih terpinggirkan oleh dominasi maskulinitas. “Equality of Sound” hadir untuk mendobrak batasan tersebut.
“Kami percaya bahwa bunyi tidak memiliki gender, namun perspektif penciptanya memberikan warna yang berbeda. Melalui program ini, Eta Margondang ingin menyediakan panggung bagi komposer perempuan untuk bereksperimen dengan identitas bunyi mereka sendiri,” ujar Audrin Manurung selaku Manager Eta Margondang.
Program ini mengundang komposer perempuan dari berbagai latar belakang musik (klasik, kontemporer, elektronik, maupun tradisi) untuk mengirimkan proposal karya atau portofolio mereka.
Eta Margondang adalah kolektif musik yang fokus pada pengembangan musik tradisi di kawasan Danau Toba yang dikemas dalam semangat zaman. Melalui berbagai proyek kolaboratif, mereka berupaya menjaga akar budaya sekaligus tetap relevan di panggung musik dunia.