Profil Team Dapur

Ojax Manalu

Ojax Manalu

Pria Kelahiran Balige, 19 Maret 1986 ini memiliki nama lengkap Marojahan Andrian Manalu. Lebih akrab dipanggil Ojax yang merupakan salah satu pendiri Rumah Karya Indonesia bersama empat temannya yang lain. Pada tahun 2017 sampai 2020 menjadi ketua Rumah Karya Indonesia. Ia tengah mengecap pendidikan S2 di Universitas Sumatera Utara mengambil jurusan Pengkajian dan Penciptaan Seni setelah menamatkan S1-nya di Universitas Amir Hamzah. Ia terjun ke dunia kesenian sejak tahun 2000 dengan bergabung dengan D’lck Teater Team. Dari sana kiprahnya mulai dibangun, pertama sekali menjadi pemeran pembantu di naskah “Kotak Hitam” pada tahun 2001. Hingga 2015 tetap eksis di dunia pertunjukan. Pernah juga bergabung di pusat pelatihan Opera Batak (PLOT) Selain itu, ia juga aktif menjadi Dosen luar biasa di Universitas Negeri Medan dan pemilik Lentera Merah ini juga aktif mengajar teater di sekolah-sekolah SMA.

Adie Damanik

Adie Damanik

Adie Syahputra Damanik, menyelesaikan studi dari Unimed dengan program studi Seni Rupa setelah menjadi ketua Himpunan Mahasiswa Jurusannya pada tahun 2010-2011. Pria kelahiran Sindar Raya, 29 Juli 1989 ini merupakan guru seni lukis di SMA N 1 Simanindo, Kab Samosir. selain menajdi pengajar ia juga aktif menulis sebagai pelukis mural (street art) dengan nama Coro Siantar, aktif membuat desain grafis, dan beberapa intalasi di seni pertunjukan. Adie juga beberapa kali melakukan pameran bersama sejak tahun 2010 hingga 2012. Selain itu melakukan pameran tunggal “Mengolah Rasa” 2013, Pameran Besar Seni Rupa, Temu Karya Taman Budaya Se-Indonesia “Mantra-mantra” di Jambi. Berturut-turut melakukan pameran di Jong Bataks Arts Festival dari tahun 2014-2017.

John Robert Simanjuntak

John Robert Simanjuntak

John Robert Simanjuntak, lahir di Pematangsiantar, 9 September 1963. Latar belakang pendidikannya bukan penghalang baginya untuk bergerak di bidang kebudayaan. Dapat dilihat, ia merupakan anggota bahkan pendiri beberapa komunitas kebudayaan di Sumatera Utara antara lain Jendela Toba, Forum Sisingamangaraja, Komunitas Bumi, dan Institute Sumatera. Kini membuka praktek di Jl. Sisingamagaraja no.132A.

Jhon Fawer Siahaan

Jhon Fawer Siahaan

Jhon Fawer Siahaan. Founder Literacy Cofffee dan Yayasan Pusat Kajian dan Dokumentasi Kajian dan Dokumentasi Sumatera ini lahir di Lumban Bage, 27 Juni 1987. Sejak kuliah aktif berorganisasi, merupakan Pimpinan Umum Pers Mahasiswa Kreatif, pendiri Komunitas Jendela Toba, Rumah Karya Indonesia, dan sekarang konsen terhadap penguatan literasi lokal dan bergabung dalam Assosiasi Pekerja Perpustakaan Indonesia (APISI) Sumatera Utara.

Jones Gultom

Jones Gultom

Jones Gultom, lahir di Perbaungan 28 Oktober 1982. Lelaki alumnus psikologi UHN ini merupakan redaktur di Medan Bisnis, aktif berorganisasi di Rumah Karya Indonesia, Jendela Toba, Literacy Coffee, Forum Sisingamangaraja XII

Profil Team Ruang Tamu

Safira Basuki

Safira Basuki

Savira Basuki, gadis kelahiran Manunggal, 12 Maret 1999 ini mempunyai nama panggilan Sentur yang artinya senyum terus. Ia memperoleh nama sentur setelah mengikuti pendidikan dasar dari Gemapala FIB USU. Sentur sekarang aktif kuliah di Sastra Melayu USU. Sebagai mahasiswa sastra yang melankolis, ia kerap menuangkan isi pikirannya di media sosial. Kalian bisa memfollow ignya, @savira_1203. Ada hal yang sangat unik dari gadis ini, ia bisa mengunyah es batu serupa mengunyah kentang goreng yang dicocol saus cabe.

Audrin Manurung

Audrin Manurung

Audrin Manurung. Pengemar Our Last Night band bergenre hardcore yang dibentuk tahun 2004 asal Amerika. Audrin lalu mengadopsi nama salah satu personilnya menjadi nama instagramnya @woodrwww. Usai menamatkan ekstensi Sastra Jepang pada tahun 2018 kemudian melanjut S2 Pengkajian Seni di USU. gadis kelahiran Laguboti, 9 Oktober 1994 ini gemar mengolah vokal. Ia beberapa kali bentuk dan pindah band. Debutnya dimulai dari SMA bergabung dalam Topi Miring Crew yang aktif tampil di pensi-pensi sekitar sekolah. Saat kuliah bergabung bersama Teramizu Band pada 2015 setelah bubar dan hingga sekarang bertahan sebagai vocalis Morning Blue. “Tidak bisa bilang tidak.”

Niko Sitohang

Niko Sitohang

Niko lahir 6 Maret sepuluh tahun lalu di Medan. Menggeluti dunia perkopi-kopian hingga membuka tempat kopi di SM Raja, Caldera Coffee namanya. Aktif berorganisasi di antaranya Rumah Karya Indonesia dan Jendela Toba.

Andi Siboro

Andi Siboro

Lebih dikenal dengan Andik Siboro, si seksi dengan lensa yang ia selalu bawa kemana-mana. Maksudnya seseorang akan lebih seksi, jika ia menekuni sesuatu dengan sungguh-sungguh. Beberapa kali ikut dalam intalasi foto di Siantar pada 2017, intalasi foto di Siantarmen Arts Festival 2017 dan 2018, intalasi foto di 1000 Tenda Kaldera Toba Festival. Juga mebggarap vidio klip Hamitabo yang berkolaborasi dengan Anak Tao –komunitas seni di Samosir. Sejak 2017 ia banting stir dari pekerjaannya yang sesuai basis Elektronya dan terjun ke dunia perseni-senian. Ia mulai aktif masuk organisasi kesenian dan bersama Siparjalang dan teman-teman Siantar membangun Siantar Kreatif. Ia juga mendirikan Siantar Backpacker, komunitas pejalan di Siantar. Kalian wajib follow intagramnya @andiksiboro, ia aktif membagi tutorial edit foto dan vidio. Baginya berbagi adalah sebuah kewajiban bagi manusia yang belajar.

Tumpak Winmark Hutabarat

Tumpak Winmark Hutabarat

-

Novita Andriani Butar-butar

Novita Andriani Butar-butar

Novita Andriani Butar-Butar, talent drama kepunyaan kita bersama. Jangan tanya soal akting padanya. Kerap kali kita tak bisa membedakan mana Novita karakter di atas panggung dan mana Novita di dunia nyata. Selalu berusaha membuat suasana di sekitarnya cair, meski sebenarnya kita tak tahu apa yang sedang ia rasakan. Bisa saja ada batu cadas yang membeku bukan, siapa tahu. Gadis personil Bandar Peran ini lahir di Medan, 2 November 20 tahun lalu. Dua dekade dalam hidupnya, beberapa kali telah tampil di berbagai pertunjukan. Sesuai latar belakang pendidikannya, mahasisiwa Seni Pertunjukan Unimed. Ibu stage manager kepunyaan kita. “Bukan Kita lagi, Sayang.”

Via Sihombing

Via Sihombing

Via sihombing. Lelaki tanda tanya? Absurd, maksudnya nggak jelas. Lahir 13 Desember 1987. Sekian dan terima kasih.

Reza Herdiansyah

Reza Herdiansyah

Reza Herdiansyah, lahir di Medan, 28 November 1999. Tuan ini adalah stage manager andalan kita semua. Lighting dan aksesoris panggung aman di tangannya, artistik juga. Selain aktif kuliah di Etnomusikologi USU dia sembari sambil memenejemeni band The Blue.

 Hanna Pagiet

Hanna Pagiet

Hanna Pagiet, penyanyi bergenre balada ini lahir di Pancurbatu pada 14 Agustus 1983. Ia sudah menekuni musik sejak remaja dan memperdalam keahliannya dengan menuntut ilmu di Etnomusikologi USU. Bersama Wisnu Bangun membentuk The Nuna pada 2018 dan sukses dengan single Tak Tergantikan yang dilaunching Agustus 2018 lalu. Mereka beri nama genre musiknya dengan Digital Ballad Musik. Selain di musik Hanna juga aktif di perfilman, tahun 2019 menjadi assisten sutradara Ponti Gea dalam film Sang prawira.

 Wella Sulastri Okbrani Parangin-angin

Wella Sulastri Okbrani Parangin-angin

Wella Sulastri Okbrani Parangin-angin. Ibu negara sang desain grafis kita, pengampu pembendaharaan event-event, kepercayaan semua kaum. Usai meyelesaikan dari Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta ia kini melanjut ekstensi Komunikasi di Universitas Medan Area. Beberapa kali terlibat kerja sama dalam penggarapan desain dengan kementrian. Kerja sama dengan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan menggarap majalah foto, menggarap kurikulum 2013, pengerjaan Puskurbuk buku Panduan Guru Indonesia, kerja sama dengan dengan Wahyu Media sebagai layouter, kerja sama dengan Air Liquid dalam pengerjaan majalah internal, dan kerja sama dengan Ikatan Arsitektur Indonesia dalam penggarapan pameran dan vidio Ikatan Arsitektur Indonesia. Perempuan yang haus belajar yang mengganggap semua wadah sebagai lab experimen ini ownernya Visual Etnik loh, sebuah produk yang berfokus pada filosofi yang berbau kekhasan sebuah etnik. Untuk informasi filosofisnya dan pemesanan hubungi saja langsung di instagramnya @wellanangin.

 Meilinda Tarigan

Meilinda Tarigan

Meilinda Tarigan. Lebih akrab dipanggil Upay, perempuan berambut warna warni ini merupakan penggemar teh es burjo. Jogya yang bersuhu panas menjadikan Upay harus keluar subuh-subuh untuk menenangkan diri. Dan tujuan satu-satunya adalah warung burjo, pesan es teh. Lahir di Delitua, 2 Mei 1992 dan sedang meneruskan S2-nya di Institut Seni Indonesia Jogyakarya. “Panjang umur seni-senian.”

Cristian Andika Tarigan

Cristian Andika Tarigan

Andika Cristian Tarigan. Selalu ada jawaban. Pria lucu ini lahir Medan, 7 September 1998 dan tengah sibuk dengan semester akhirnya di Universitas Prima Indonesia. Ia juga seorang traveler sampai buat komunitas yang menghimpun para traveler-traveler Medan, meski isinya kawan-kawannya doang sih. Hahaha. Biar lucu aja sih, kek dia. Dan untuk yang mau tentang dia bias di follow ignya :@andikatrg_ dimana banyak tinggkah koyol yang gk bias di bilang konyol.

Agustinus Lumbanraja

Agustinus Lumbanraja

Agustinus Lumbanraja. Ngaku-ngaku lucu padahal krik minta ampun. Lahir di Hutabolon, 19 Agustus 1998, hobby melancong Ia juga seorang traveler sampai buat komunitas yang menghimpun para traveler-traveler Medan dan IT nya Rumah Karya Indonesia.

Fenrico Pasaribu

Fenrico Pasaribu

Fenrico Pasaribu Mahasiswa Sejarah USU 2013 lahir di Medan 1 Juli 1996. Abang junjungan kami. Mc kesayangan kami juga, paling mahir mancing diskusi yang hangat. Aktif berogranisasi di GMNI dan merupakan salah satu founder GMNI FIB USU.

Sagitarius Marbun

Sagitarius Marbun

Sagitarius Marbun, kuli caption setiap event. Bergabung di RKI sejak 2019 pada event Tao Silalahi arts Festival yang ke tiga sebagai volunteer dan diundang ke ruang tamu saat evaluasi tahunan pada Desember lalu. Gadis super lemot ini lahir di Parnapuran –sebuah huta di Samosir pada 14 November 1998. Ia kini aktif mengecap pendidikan di USU, pendidikan non formal di SUARA USU dan Rumah Karya Indonesia. Penggemar Chairil Anwar ini mempunyai penyakit malas yang akut dan kegabutan yang ia tuangkan dalam akun instagram @cangkirkosongg. “Mampus kaudikoyak-koyak sepi.”

Dewi Girsang

Dewi Girsang

Dewi Girsang, lahir di Pematangsiantar, 26 April 1988. Bekerja sebagai wiraswasta, selain itu aktif di dunia kreatif perfilman.

Roimanta Sembiring

Roimanta Sembiring

Roimanta lahir di Berastagi, 20 Oktober 1989. Aktif di dunia perfilman sesuai studinya Broadcasting Radio, tv, dan film dan bergabung di Takasinema dan Secondframe Film.

Tari Selian

Tari Selian

Gadis Aceh ini lahir di Kotacane pada 16 November 1994. Mahasiswa Seni tari Unimed yang mengaku diri introvert tapi pergaulan bagai media mainstream, luas dan melampaui batas.